Artikel Acak:
Home » » Perpus Senyum CENDOK

Perpus Senyum CENDOK

Menerapkan Prinsip ‘Talk Less Do More’ dalam Mewujudkan ‘Perpustakaan Senyum Cendolers’

Hampir sebulan lamanya, kami berusaha mencari solusi demi solusi untuk mewujudkan ‘Perpustakaan Senyum Cendolers’ dalam bentuk nyata. Namun ternyata semua ini tidaklah mudah. Aneka rintangan kian menghadang jalan kami untuk merealisasikan perpustakaan ini kepada anak-anak jalanan.
Anak-anak tersebut adalah tujuan utama perpustakaan ini. Untuk merekalah, semua ini diperjuangkan. Mereka adalah sumber inspirasi yang tiada habisnya. Dunia mereka adalah surga pahala yang membangkitkan semangat. Semangat untuk bisa bermanfaat untuk orang lain. Bukan sekedar semangat sesaat yang numpang lewat saja.

Kami selaku tim CENDOK (CENdolers DepOK) berusaha melaporkan perkembangan terbaik dari ‘Perpustakaan Senyum Cendolers’ di Bogor. Tak banyak yang bisa kami ceritakan, karena ihwalnya, lebih banyak kesulitan yang menempa dibandingkan kemajuannya.

Sekedar berbagi kisah, dalam rentang waktu tengah Januari sampai dengan awal Februari ini, ‘Perpustakaan Senyum Cendolers’ mendapatkan beberapa sumbangan buku dari berbagai pihak. Kurang lebih baru ada sekitar 200 buku. Jenis buku-buku yang masuk meliputi novel, komik, majalah, buku pelajaran, buku dongeng, dan eksiklopedia. Selain itu, ada pula beberapa pihak yang menyumbang uang untuk pembuatan lemari juga mendukung prasarana beberapa kelengkapan perpustakaan (sampul, fotokopi proposal, dan lain-lain).Tentu saja, ini merupakan salah satu anugerah terbesar untuk kami. Kondisi perpustakaan sekarang jauh lebih baik dibanding yang dahulu karena buku-buku sudah tertata dengan rapi sesuai kategori. Selain itu, minat baca anak-anak kian meningkat setiap harinya sehingga membuat kebahagiaan tersendiri yang sulit ditafsirkan dengan kata-kata. Senyum-senyum malaikat kecil itu adalah suplemen pemompa semangat kami untuk terus mempertahankan perpustakaan ini.
Anak-anak di perpus Senyum Cendolers
Ada berita baik, ada pula berita buruk. Proposal yang kami ajukan kepada Lurah setempat di lokasi baru ternyata menuai kenyataan pahit. Beberapa kali kami berusaha meyakinkan beliau tentang segala manfaat yang akan diperoleh jika perpustakaan ini terwujud, namun hal yang kami lakukan tak kunjung berbuah manis. Pihak Kelurahan tetap menolak permintaan kami untuk memakai tempat itu. Padahal bisa dibilang tempat itu adalah satu-satunya alternatif sarana gratis yang kami punya. Kami pun tak mampu lagi berbuat banyak. Sekarang yang bisa kami lakukan adalah mencari alternatif lokasi lain yang notabene sudah pasti berbayar.

Kami tak bisa sebutkan satu-persatu masalah yang menimpa ‘Perpustakaan Senyum Cendolers’. Semua itu kami lakukan karena kami berusaha agar tak menjadikan hal tersebut sebagai beban, melainkan harus dijadikan sebagai kekuatan kami untuk terus mencoba. Oleh karena itu, untuk ke depannya kami akan terus mengupayakan yang terbaik untuk kemajuan perpustakaan ini. Mencari sponsor untuk mendukung masalah dana adalah awal tujuan kami selanjutnya. Kami juga membutuhkan doa teman-teman sekalian untuk kelancaran kegiatan ini. Tetap semangat dan terus berjuang mencapai mimpi dengan selalu menerapkan prinsip ‘talk less do more’ untuk meraih hal yang lebih besar.
Salam Senyum Cendolers!
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Sponsor

Sponsor
 
Support : Johny Template | Mas Template
Powered by : Blogger
Copyright © 2012-2013 C-Magz - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Edited by Baser