Artikel Acak:
Home » , , » KEMSASNAS II, Menjadi Cendolers yang Out Of The Box

KEMSASNAS II, Menjadi Cendolers yang Out Of The Box

Udara dingin mulai menyergap, ketika saya dan rombongan dari Jabodebekben tiba di bumi perkemahan Cikole-Lembang Bandung (7/7). Namun hawa dingin itu seakan sirna ketika mendapat sambutan hangat dari para cendolers yang telah tiba terlebih dahulu di sana. Aura bahagia dan keakraban tercipta saat perjumpaan cendolers seluruh Indonesia di agenda tahunan yang yang dihelat oleh Yayasan Cendol Universal Nikko, yaitu Kemsasnas II. 

Kedatangan Cendolers Menuju Bumi Perkemahan Cikole

Agenda yang diikuti oleh 150an cendolers dari berbagai daerah seluruh Indonesia ini berjalan cukup lancar. Seluruh peserta antusias mengikuti setiap jalannya acara yang dijadwalkan panitia. Acara yang bertema ‘Out Of The Box’ ini bertujuan agar cendolers bisa keluar dari mainstream yang selama ini membelenggu cendolers. Cendolers diarahkan untuk berani memunculkan ide yang berbeda dari apa yang sudah menjadi tema umum yang ada di masyarakat. Dalam materi suker yang disampaikan oleh mayokO aikO selaku pemilik yayasan Cendol Universal Nikko yang juga adalah praktisi di bidang iklan, menurutnya penulis tidak sekedar terkotak-kotak hanya menulis fiksi seperti cerpen, puisi dan novel. Di bidang apapun cendolers bisa mengasah kemampuan menulisnya, sebagaimana beliau yang juga menjadi penulis naskah iklan, lanjutnya.

Serba Serbi Agenda Kemsasnas

Kemsasnas yang berjalan selama dua hari ini juga dimeriahkan oleh penampilan cendol daerah, pembacaan puisi, monolog, serta grand final Stand Up Comedy. Berbagai award dan hadiah bertabur di akhir kegiatan. 
Malam Seni Cendol
Hajatan akbar yang digelar oleh Yayasan Cendol Universal Nikko yang memiliki lebih dari 6500 member ini, ditutup dengan pembacaan Deklarasi Nusantara Menulis yang dibacakan oleh MuThia Fadhila Khairunnisa, penulis cilik terbaik 2011. Deklarasi yang ditandatangani oleh seluruh suker, dan 150an penulis yang hadir ini, berisi 15 point  penting, diantaranya :  mengajak untuk mencintai budaya membaca sebagai sarana pengetahuan dan pembelajaran, membiasakan menulis dengan ejaan, bahasa, dan format yang baik dan benar, mendorong tumbuhnya komunitas-komunitas kepenulisan, baik melalui media online maupun offline, dan mendorong terjalinnya kerjasama yang baik antar komunitas maupun organisasi kepenulisan.  (*TL)
Deklarasi Gerakan Nusantara Menulis
Pesertas Kemsasnas II beserta para Suker
  
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Sponsor

Sponsor
 
Support : Johny Template | Mas Template
Powered by : Blogger
Copyright © 2012-2013 C-Magz - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Edited by Baser